• gambar

Selamat Datang di Website SMA NEGERI ARJASA JEMBER. Terima Kasih Kunjungannya

Pencarian

Kontak Kami


SMA NEGERI ARJASA JEMBER

NPSN : 20523843

Jln.Sultan Agung No.64 Arjasa Jember


info@smanarjasajember.sch.id

TLP : 0331540133


          

Banner

Jajak Pendapat

Bagaimana pendapat anda mengenai web sekolah kami ?
Sangat bagus
Bagus
Kurang Bagus
  Lihat

Statistik


Total Hits : 61677
Pengunjung : 24336
Hari ini : 18
Hits hari ini : 33
Member Online : 1
IP : 3.239.11.178
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Status Member

Guru BK Bukan Polisi Sekolah, Melainkan Sahabat Siswa




 

Oleh: Endah Sulistyawati, Sahabat Guru BK

 

Saya bukan Guru Bimbingan Konseling. Saya Mengampu mata pelajaran Bahasa Indonesia di sekolah saya mengabdi, yakni SMA Negeri  Arjasa Jember. Namun, saya bersahabat dengan teman-teman saya yang mengemban amanah sebagai guru BK. Melihat kerja keras mereka, saya sangat terinspirasi membuat artikel yang mungkin bisa sedikit memberikan apresiasi pada kinerja dua sahabat saya, Pak Yudi dan Ibu Desy.

 

Guru BK memiliki tugas untuk membantu siswa dalam membuat pilihan dan keputusan yang berkaitan dengan karier mereka. Mereka memberikan informasi tentang berbagai jalur karier dan membantu siswa mengeksplorasi minat dan potensi mereka.

 

Dalam Kurikulum Merdeka, guru BK berperan sebagai pembimbing siswa dalam mengenal diri, memfasilitasi perkembangan dan pertumbuhan, penyesuaian diri, serta pengembangan potensi dan minat secara optimal.

 

Pendidikan merupakan salah satu faktor penting dalam menunjang kelangsungan hidup manusia. Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat bangsa dan agama. Jika berbicara tentang pendidikan, maka tak lepas dari peran bimbingan dan konseling dalam dunia pendidikan. BK memfasilitasi peserta didik untuk mencapai tugas perkembangan yang optimal, serta sebagai wadah untuk membantu peserta didik  mengembangkan potensi dirinya menuju kemandirian.

 

Dalam dunia bimbingan dan konseling terdapat 2 layanan yaitu layanan dasar dan layanan responsif. Layanan dasar meliputi bimbingan klasikal, layanan orientasi, layanan informasi, layanan bimbingan kelompok, layanan penguasaan konten, dan layanan aplikasi instrumentasi. Sedangkan layanan responsif terdiri dari konseling individu, konseling kelompok, referal / alih tangan kasus, kolaborasi guru mata pelajaran / wali kelas, kolaborasi dengan orang tua dan pihak lain, layanan konsultasi, layanan mediasi, layanan konferensi kasus, dan kunjungan rumah.

 

Layanan dasar adalah sebuah bentuk bantuan yang diberikan oleh konselor kepada pihak konseli berupa proses pemberian bantuan berupa kegiatan-kegiatan terstruktur yang dilaksanakan secara sistematis, baik dilakukan secara klasikal, dan berkelompok guna mengembangkan kemampuan kliennya agar mampu menyesuaikan dirinya secara efektif dan berkelanjutan. Layanan responsif adalah suatu bentuk layanan yang sangat penting dan harus segera diberikan kepada pihak yang memerlukan yaitu kepada si konseli.

 

Guru bimbingan dan konseling memiliki tugas yang sangat berat untuk bisa mengantarkan peserta didik memiliki karakter yg berkualitas dan bertanggung jawab atas keberlangsungan dalam kehidupannya. Untuk mewujudkan peserta didik menjadi pribadi yang utuh dan berkualitas bukanlah hal yang mudah seperti yang diinginkan karena masa remaja merupakan masa perkembangan yang sulit bagi individu. Tugas guru BK selalu identik dengan mengurusi hal-hal atau permasalahan negatif siswa. Inilah yang menjadi kesan dan juga seringkali kerap dianggap  menyeramkan oleh sebagian siswa saat melihat guru BK. Namun seiring berjalannya waktu, eksistensi BK  di lingkungan Sekolah Menengah Atas mampu menghapus paradigma bahwa guru BK adalah polisi sekolah.

 

Guru bimbingan dan konseling tidak hanya menangani peserta didik yang memiliki permasalahan atau kasus saja, namun juga membantu siswa dalam mencapai kemandirian dalam merencanakan karier dan masa depannya. Menjadi guru BK yang dirindukan siswanya sebenarnya tidaklah susah, sekaligus juga tidak gampang. Guru BK bertugas membimbing, mengarahkan siswa dengan ikhlas dari hati karena keprofesionalannya. 

 

Keterbukaan dan keeratan hubungan antara guru BK dengan siswa maka akan memudahkan guru BK untuk membimbing dan mengarahkan siswa kepada hal-hal positif dan bermanfaat dalam kehidupannya baik di masa sekarang maupun masa depan kelak. Seorang Guru BK yang baik adalah guru BK yang tidak hanya memposisikan dirinya sebagai seorang pembimbing, akan tetapi juga dapat memposisikan dirinya sebagai sahabat untuk sisiwanya. Sahabat yang mungkin bisa dibilang selalu ada disaat siswanya selalu membutuhkan. Masing-masing dari siswa pasti memiliki karakter, kepribadian dan potensi yang berbeda serta beragam masalah yang berbeda juga. Dari sinilah guru BK mulai menjalankan perannya sebagai sahabat siswa, dimana guru BK dapat memahami karakter, kepribadian dan potensi siswanya yang berbeda-beda dan mendengar serta memberi solusi atas masalah yang dihadapi.

 

Ketika seorang Guru BK menjadi sahabat siswa tentu tidak hanya dengan selalu mendengarkan curhatan atau keluh kesahnya, akan tetapi guru BK juga harus bisa mendorong pribadi siswanya agar bisa menjadi pribadi yang mandiri dan tangguh dalam menghadapi setiap masalah yang dihadapi. Sebagai seorang guru BK yang berperan sebagai pembimbing sekaligus sahabat untuk siswanya, guru BK juga menjadi suatu sosok yang paling dinantikan dan dirindukan siswa nya karena kesabarannya dan bijaksanaannya dalam menghadapi setiap masalah yang dihadapi siswanya.

 

Guru BK adalah sahabat siswa. Dia bukan polisi sekolah atau manusia super yang harus menyelesaikan semua problematika semua siswa di sekolah. Guru BK tidak hanya menjadi seorang guru BK yang harus selalu ditakuti siswanya namun juga harus bisa menjadi sahabat bagi siswanya yang selalu siap dalam menanggapi segala masalah dan prestasi yang dimiliki siswanya, jadi tidak hanya pada sisi kesalahan siswa saja atau ketika mempunya masalah saja yang ditangani oleh guru BK, namun siswa yang berprestasipun juga bisa dibimbing dengan baik, sehingga siswa tersebut bisa sharing prestasi yang dimilikinya agar dapat menjadi lebih baik dan lebih berkembang dimasa depan. Disinilah peran guru BK sebagai Sahabat Siswa dan sebagai pembimbing masa depan siswa.

 

*Selamat saya sampaikan pada tim Bimbingan Konseling, Kurikulum, dan seluruh Civitas Akademika SMA Negeri Arjasa Jember atas prestasi dan keberhasilan menghantarkan 63 peserta didik memasuki Jenjang PTN melalui SNBP*

 




Share This Post To :

Kembali ke Atas

Artikel Lainnya :




Silahkan Isi Komentar dari tulisan artikel diatas :

Nama :

E-mail :

Komentar :

          

Kode :


 

Komentar :

Pengirim : DENI FITRI ANDARI -  [denifitriandari@gmail.com]  Tanggal : 29/03/2024
Sangat memotivasi dg bahasa yg menarik tetapi mudah dipahami

Pengirim : BIFOST XII IPS III -  [bifostsmaja@gmail.com]  Tanggal : 29/03/2024
semakin keren smaja🔥❤️

Pengirim : XII IPS SMAJA -  [bifostsmaja@gmail.com]  Tanggal : 29/03/2024

Pengirim : Hirus Solihin -  [bifostsmaja@gmail.com]  Tanggal : 29/03/2024
SMAJA JAYAA🔥🔥🔥


   Kembali ke Atas